Yuk, Minum Thai Tea dengan Cara Lebih Sehat!

Minuman dingin dari teh memang sedang tren di Indonesia, salah satunya adalah thai tea yang punya banyak penggemar dari berbagai kalangan. Thai tea merupakan perpaduan rempah teh dari Thailand, susu, dan gula. Aroma bunga lawang dan vanili dalam rempah teh membuat sensasi tersendiri ketika menikmatinya. Selain menyegarkan, thai tea juga disajikan dalam tampilan menarik yang identik dengan warna jingga atau hijau.

Namun, apakah bagus memadukan teh dan susu sebagai konsumsi harian? Menurut para ahli, teh hitam dan hijau memang mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh. Antioksidan berperan untuk mencegah radikal bebas, melancarkan peredaran darah, hingga mencegah pembentukan sel kanker. Tak heran jika orang yang rajin minum teh punya risiko terkena stoke dan penyakit jantung yang lebih kecil.

Di sisi lain, susu atau dairy product memiliki kandungan lemak yang bisa memicu reaksi kompleks dengan zat antioksidan. Health Status membandingkan, orang yang minum teh tanpa susu atau krimer terlihat jauh lebih tenang dan rileks daripada yang minum teh susu.

Meskipun terjadi reaksi kompleks antara zat antioksidan dan lemak, bukan berarti minuman dingin seperti thai tea harus di-blacklist, lho. Lemak memang mengurangi zat antioksidan dalam teh, tapi hal ini tidak mengganggu kinerja antioksidan sama sekali. Misalnya ada kandungan 150 mg flavonoid (zat antioksidan) dalam satu cangkir teh. Saat ditambahkan susu, kandungan ini bisa berkurang jadi 90 mg saja. Namun anda tak perlu khawatir dengan risiko kesehatan, karena 90 mg zat antioksidan ini tetap bekerja secara optimal dalam tubuh.

Lalu, bagaimana dengan gula? Prinsipnya sederhana saja, yakni takaran gula haruslah tepat. Banyak penjual thai tea yang memilih susu kental manis untuk dicampur dengan teh. Padahal, takaran susu kental manis untuk satu cup besar thai tea terhitung cukup banyak, sedangkan tiga sendok makan susu kental manis sudah mengandung 23 mg. Terlalu banyak gula memang kurang baik bagi tubuh karena zat ini dapat menurunkan kemampuan untuk membakar lemak secara optimal. Dalam kata lain, gula berlebihan dapat menimbulkan obesitas.

Pada dasarnya, thai tea diperbolehkan untuk konsumsi harian. Hal ini terbukti oleh tradisi masyarakat Inggris yang  minum teh susu setiap hari. Namun, anda bisa ikuti langkah berikut agar anda bisa minum thai tea dengan nyaman. Pertama, buat thai tea sendiri tentu sehat dari beli di gerai minuman, karena kita dapat menentukan sendiri takarannya. Saat menyeduh rempah teh, gunakanlah air panas supaya zat antioksidan bisa lebih banyak diproduksi. Pakailah susu atau krimer yang rendah lemak (low fat) atau bebas lemak (fat free) untuk memperkecil risiko radikal bebas. Oh ya, sebaiknya pakai evaporated milk atau krimer tanpa pemanis dan tambahkan sendiri gula dengan takaran secukupnya.

Jika beli di gerai minuman, anda bisa minta pada penjual untuk mengurangi takaran susu kental manis dan es batunya. Dengan begitu, takaran tehnya sendiri akan lebih banyak dari dua komponen tersebut. Selamat mencoba!

Foto: Shutterstock

Post Author: kamang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *