Hati-Hati! 3 Jenis Obat ini Ternyata Bikin Ngantuk

Seringkali, kita diperingatkan untuk tidak minum obat tertentu saat melakukan aktifitas berat. Misalnya saat flu. Sebaiknya kita tidak menyetir mobil atau bekerja fokus di depan komputer setelah minum obat flu. Sebab, obat ini punya beberapa efek samping dan salah satunya adalah kantuk.

Tidak semua obat punya efek samping ini. Namun, kebanyakan dari jenis obat dengan efek kantuk ternyata beredar bebas di pasaran atau perlu dikonsumsi sehari-hari. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena kantuk tiba-tiba, yuk kenali jenis obat berikut!

1. Obat Anti Alergi

Anda punya alergi khusus yang diharuskan untuk minum obat? Nah, obat anti alergi ternyata bikin ngantuk, lho. Sebab, kebanyakan jenis obat ini mengandung antihistamin. Senyawa ini berfungsi untuk memblokir kerja otak yang berhubungan dengan alergi. Sehingga, tubuh akan lebih rileks dan akhirnya mendatangkan kantuk. Obat yang mengandung antihistamin bisa ditemukan dalam obat-obatan flu, batuk, dan penyakit saluran pernafasan lain. Obat ini juga bisa ditemukan dalam obat tidur untuk pasien insomnia dan gangguan tidur lainnya.

2. Obat Anti Depresi

Obat anti depresi atau depresan juga punya efek kantuk. Pada dasarnya, obat ini berfungsi untuk menormalkan fungsi saraf yang kurang stabil seperti dopamin, serotonin, dan norepinefrin. Saraf-saraf ini bekerja untuk mengirim impuls ke otak dan mempengaruhi kinerja tubuh dalam menanggapi rangsangan. Namun, beberapa obat anti depresi mengandung mirtazapine dan alprazolam yang ternyata menimbulkan kantuk. Obat ini sering dianjurkan untuk pasien insomnia dan antianxietas. Selain itu, benzodiazepin pun juga membuat tubuh jadi lelah dan lemas.

3. Obat Tekanan Darah

Beberapa pasien perlu mengonsumsi obat ini secara rutin. Sebab, beberapa obat dapat mengatur detak jantung dan menurunkan tekanan darah dengan cepat, sehingga rasa lemas dan kantuk lebih cepat datang. Alpha & beta blocker misalnya. Senyawa ini mampu menurunkan tekanan darah secara optimal, tapi efek sampingnya adalah rasa kantuk yang berlebihan. Selain itu, pasien juga merasakan gejala influenza sebagai efek samping lainnya. Oleh karena itu, menurunkan dosis atau mengganti jenis obat dapat membantu.

Meskipun dapat membuat kantuk, sebaiknya jenis obat di atas tidak dipergunakan untuk obat tidur. Kalaupun punya masalah dengan tidur, segera konsultasi ke dokter agar lekas ditangani. Untuk beberapa penyakit pun bisa disembuhkan dengan obat alami, misalnya flu, batuk, hingga depresi ringan. Mengurangi penggunaan obat tentunya berdampak baik, ya?

Foto: speedsleep.com

Sumber: Okezone.com

Post Author: kamang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *